PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN KERAJINAN TANGAN MEMBUAT BROS PADA MURID CEREBRAL PALSY KELAS III DI SLB YPAC MAKASSAR
Keywords:
motorik halus, bros, cerebraal palsyAbstract
Penelitian ini mengkaji tentang rendahnya kemampuan motorik halus murid cerebral palsy pada program khusus pengembangan gerak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya peningkatan kemampuan motorik halus melalui kerajinan tangan membuat bros cerebral palsydi kelas III. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah murid cerebral palsy kelas III yang berinisial ADA. Teknik pengumpulan adalah tes perbuatan. Analisis data yaitu deskriptif kuantitatif membandingkan nilai dari tes awal dengan tes akhir, mendeskripsikan hasil tes sebelum dan sesudah perlakuan. Kesimpulan dari peneelitian ini adalah: 1) Kemampuan motorik halus pada seorang murid cerebral palsy di kelas III sebelum pelaksanaan kegiatan kerajinan tangan membuat bros berada pada kategori sangat rendah, 2) Kemampuan motorik halus pada seorang murid cerebral palsy kelas III setelah pelaksanaan kegiatan kerajinan tangan membuat bros berada pada kategori tinggi, 3) Terdapat peningkatan kemampuan motorik halus melalui kerajinan tangan membuat bros pada murid cerebral palsy kelas III di SLB YPAC Makassar dari kategori sangat rendah meningkat. Dengan demikian, kemampuan murid setelah diberikan perlakuan meningkat dan lebih baik dibandingkan sebelum diberikan perlakuan.
Downloads
References
Afifah, T. S., Sumardi, & Mulyadi, S. (2020). Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Montase Pada Anak Usia DinI Tsalitska. Jurnal PAUD Agapedia, 4(2), 358–368.
Aulina, C. N. (2017). Metodologi Pengembangan Motorik Halus Anak Usia Dini (S. B. Sartika (ed.); Septi Budi). Umsida Press.
Fikri, M. (2022). Penggunaan Permainan Spirograph Dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Bagi Murid Cerebral Palsy Kelas V Di Slb Negeri 1 Makassar The Use Of Spirograph Games In Improving Fine Motor Ability For Class V Cerebral Palsy Students In SLB Negeri 1 Makassar. 1–11.
Hotima, S. H. (2019). Sosialisasi Pemanfaatan Kerajinan Tangan Menggunakan Stik Es Krim. Majalah Ilmiah “Pelita Ilmu,” 2(2), 19–26.
Kristiana, I. F., & Widayanti, C. G. (2016). Buku Ajar Psikologi Anak Berkebutuhan Khusus (pp. 1–110). UNDIP Press.
Mansoer, Z. (2014). Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Menempel di Kelompok A TKIT Aulia Bekasi Utara.
Meijon Fadul, F. (2019). An introduce of Test. 9–47.
Muchasanah, T. (2016). Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Menempel Menggunakan Teknik Mozaik pada Anak Kelompok B2 Taman Kanak-kanak ABA Kricak 61 Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini.
Musi, M. A., & Nurjannah. (2021). Neuro Sains Menjiwai Sistem Syaraf dan Otak (E. Widianto, L. Novita, & Lam (eds.); 1st ed.). KENCANA.
Purwanto, M. N. (2010). Prinsip-prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. PT Remaja Rosdakarya.
Rachmawati, N. S. dan Y. (2018). Pengaruh Aktivitas Kolase Terhadap Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Pada Siswa Cerebral Palsy Tipe Spastik. Jurnal Ilmu Pendidikan.
Rachmawati, R. I. D. (2016). Pengembangan Desain Bros Dari Clay Dengan Sumber Ide Mawar. E-Juornal, 05(4), 27–31.
Riani, Usman, & Sulasminah, D. (2021). Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Melalui Penerapan Bermain Slime Pada Murid Cerebral Palsy Tipe Spastik Kelas ll di SLB YPAC Makassar. Pinisi Journal Of Education.
Sulasminah, D., Meidina, T., & Mappincara, A. (2022). Metode Drill Dalam Peningkatan Pengucapan Konsonan Velar (K) Murid Cerebral Palsy. JIIp (Jurnal Ilmiah Pendidikan, 5 no 11.
Wisudayanti, K. A., & Singarja, S. M. K. (2020). Peningkatan Motorik Halus Anak Usia Dini Di Era Revolusi Industri 4.0. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 61.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Supianti, Usman, Dwiyatmi Sulasminah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






