Strategi Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Verbal Anak Tunarungu Kelas XI di SLB Negeri 1 Gowa

Authors

  • Nurun Syardila Putri Universitas Negeri Makassar
  • St Kasmawati Universitas Negeri Makassar
  • Mustafa Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.70217/jmp.v3i2.53

Keywords:

strategi guru, komunikasi verbal, tunarungu

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : Bagaimanakah strategi guru dalam meningkatkan kemampuan komunikasi verbal anak tunarungu kelas XI di SLB Negeri 1 Gowa serta apa saja faktor pendukung dan penghambat strategi guru dalam meningkatkan kemampuan komunikasi verbal anak tunarungu kelas XI di SLB Negeri 1 Gowa. Tujuan dalam penelitian ini adalah : Untuk mengetahui bagaimana strategi guru dalam meningkatkan komunikasi verbal anak tunarungu kelas XI di SLB Negeri 1 Gowa dan Faktor-faktor apa yang mendukung dan menghambat penerapan strategi guru dalam meningkatkan kemampuan komunikasi verbal anak tunarungu kelas XI di SLB Negeri 1 Gowa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Wawancara, observasi, dan catatan lapangan digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Penelitian ini melibatkan 3 orang guru yang mengajar di kelas anak tunarungu kelas XI di SLB Negeri 1 Gowa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru yaitu strategi individualisasi dan strategi ekspositori dimana dalam hal ini guru menyesuaikan dengan perbedaan individu baik karakteristik, kebutuhan maupun perseorangan. Strategi ini berpusat kepada guru memegang peran yang sangat dominan serta materi diberikan pengulangan dalam hal ini komunikasi verbal siswa tunarungu mengalami peningkatan dari yang sederhana menuju kompleks. Adapun yang menjadi faktor pendukung dan penghambat guru dalam meningkatkan komunikasi verbal yaitu bersumber dari faktor internal dan eksternal anak tunarungu.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Nurun Syardila Putri, Universitas Negeri Makassar
    Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : Bagaimanakah strategi guru dalam meningkatkan kemampuan komunikasi verbal anak tunarungu kelas XI di SLB Negeri 1 Gowa serta apa saja faktor pendukung dan penghambat strategi guru dalam meningkatkan kemampuan komunikasi verbal anak tunarungu kelas XI di SLB Negeri 1 Gowa. Tujuan dalam penelitian ini adalah : Untuk mengetahui bagaimana strategi guru dalam meningkatkan komunikasi verbal anak tunarungu kelas XI di SLB Negeri 1 Gowa dan Faktor-faktor apa yang mendukung dan menghambat penerapan strategi guru dalam meningkatkan kemampuan komunikasi verbal anak tunarungu kelas XI di SLB Negeri 1 Gowa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Wawancara, observasi, dan catatan lapangan digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Penelitian ini melibatkan 3 orang guru yang mengajar di kelas anak tunarungu kelas XI di SLB Negeri 1 Gowa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru yaitu strategi individualisasi dan strategi ekspositori dimana dalam hal ini guru menyesuaikan dengan perbedaan individu baik karakteristik, kebutuhan maupun perseorangan. Strategi ini berpusat kepada guru memegang peran yang sangat dominan serta materi diberikan pengulangan dalam hal ini komunikasi verbal siswa tunarungu mengalami peningkatan dari yang sederhana menuju kompleks. Adapun yang menjadi faktor pendukung dan penghambat guru dalam meningkatkan komunikasi verbal yaitu bersumber dari faktor internal dan eksternal anak tunarungu.
  • St Kasmawati, Universitas Negeri Makassar
    Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : Bagaimanakah strategi guru dalam meningkatkan kemampuan komunikasi verbal anak tunarungu kelas XI di SLB Negeri 1 Gowa serta apa saja faktor pendukung dan penghambat strategi guru dalam meningkatkan kemampuan komunikasi verbal anak tunarungu kelas XI di SLB Negeri 1 Gowa. Tujuan dalam penelitian ini adalah : Untuk mengetahui bagaimana strategi guru dalam meningkatkan komunikasi verbal anak tunarungu kelas XI di SLB Negeri 1 Gowa dan Faktor-faktor apa yang mendukung dan menghambat penerapan strategi guru dalam meningkatkan kemampuan komunikasi verbal anak tunarungu kelas XI di SLB Negeri 1 Gowa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Wawancara, observasi, dan catatan lapangan digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Penelitian ini melibatkan 3 orang guru yang mengajar di kelas anak tunarungu kelas XI di SLB Negeri 1 Gowa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru yaitu strategi individualisasi dan strategi ekspositori dimana dalam hal ini guru menyesuaikan dengan perbedaan individu baik karakteristik, kebutuhan maupun perseorangan. Strategi ini berpusat kepada guru memegang peran yang sangat dominan serta materi diberikan pengulangan dalam hal ini komunikasi verbal siswa tunarungu mengalami peningkatan dari yang sederhana menuju kompleks. Adapun yang menjadi faktor pendukung dan penghambat guru dalam meningkatkan komunikasi verbal yaitu bersumber dari faktor internal dan eksternal anak tunarungu.
  • Mustafa, Universitas Negeri Makassar
    Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : Bagaimanakah strategi guru dalam meningkatkan kemampuan komunikasi verbal anak tunarungu kelas XI di SLB Negeri 1 Gowa serta apa saja faktor pendukung dan penghambat strategi guru dalam meningkatkan kemampuan komunikasi verbal anak tunarungu kelas XI di SLB Negeri 1 Gowa. Tujuan dalam penelitian ini adalah : Untuk mengetahui bagaimana strategi guru dalam meningkatkan komunikasi verbal anak tunarungu kelas XI di SLB Negeri 1 Gowa dan Faktor-faktor apa yang mendukung dan menghambat penerapan strategi guru dalam meningkatkan kemampuan komunikasi verbal anak tunarungu kelas XI di SLB Negeri 1 Gowa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Wawancara, observasi, dan catatan lapangan digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Penelitian ini melibatkan 3 orang guru yang mengajar di kelas anak tunarungu kelas XI di SLB Negeri 1 Gowa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru yaitu strategi individualisasi dan strategi ekspositori dimana dalam hal ini guru menyesuaikan dengan perbedaan individu baik karakteristik, kebutuhan maupun perseorangan. Strategi ini berpusat kepada guru memegang peran yang sangat dominan serta materi diberikan pengulangan dalam hal ini komunikasi verbal siswa tunarungu mengalami peningkatan dari yang sederhana menuju kompleks. Adapun yang menjadi faktor pendukung dan penghambat guru dalam meningkatkan komunikasi verbal yaitu bersumber dari faktor internal dan eksternal anak tunarungu.

References

Irawati, N. D. & Praherdhioono. (2015). Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Terhadap Kecakapan Vokasional Garnhishing Food Siswa Tunarungu. Jurnal Pendidikan Unsika, (Online) 1(4).

Hardani., Andriani, H., Ustiawaty, J., Utami, E. F., Istiqomah, R. R., Fardani, R. A., Sukmana, D. J., Auliya, N. H. (2020). Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. Yogyakarta: CV. Pustaka Ilmu Group.

Hutami, P. A., Ajisukmo., & Tunjungsari. H. (2014). Gambaran Kompetensi Pedagogik Guru Dalam Mengajar Siswa Tunarungu. Jurnal Kependidikan, 26(2).

Nasution, W. N. (2017). Strategi Pembelajaran. Medan: Perdana Publishing

Ningrum, N. A. (2022). Strategi Pembelajaran pada Anak Berkebutuhan Khusus dalam Pendidikan Inklusi.. Vol. 3(2): 185-186

Kristiana, I. F. & Widayanti, C. G. (2016). Buku Ajar Psikologi Anak Berkebutuhan Khusus. Semarang: Undip Press.

Nirbita, B.N. & Widyaningrum, B. (2022). Komunikasi Pendidikan. Madiun: CV. Bayfa Cendekia Indonesia.

Nuzuli, A. K. (2022). Faktor Penghambat Pendukung Komunikasi Antara Guru dan Siswa Tunarungu di SLBN Kota Sungai Penuh. Jurnal Komunikasi. 14(1). 49-58

Sari, F. P., & Restendy, M. S. (2020). Implementasi Komunikasi Total Pada Pendidikan Agama Islam Untuk Anak Tunarungu di Yayasan Spirit Dakwah Indonesia. Jurnal Kopis: Kajian Penelitian dan Pemikiran, 2(2)

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R& D. Bandung: Alfabeta.

Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 2o Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dan Presiden Republik Indonesia

Purwanti, T. (2014). Peningkatan Pengendalian Diri Melalui Modifikasi Perilaku Pada Anak Tunarungu Di Kelas C TKLB SLB Negeri 2 Bantul.

Downloads

Published

30-05-2025

Issue

Section

Articles

How to Cite

Strategi Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Verbal Anak Tunarungu Kelas XI di SLB Negeri 1 Gowa. (2025). Jurnal Metafora Pendidikan (JMP), 3(2), 33-43. https://doi.org/10.70217/jmp.v3i2.53