Peningkatan Berhitung Melalui Penggunaan Sempoa Murid Tunarungu Kelas IV SLB Prima Karya Makassar
DOI:
https://doi.org/10.70217/h9ysaq71Keywords:
kemampuan berhitung penjumlahan, media sempoa, anak tunarunguAbstract
Penelitian ini mengkaji tentang rendahnya kemampuan berhitung pada anak Tunarungu di SLB Prima Karya Makassar. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimanakah kemampuan berhitung penjumlahan murid sebelum penggunaan media sempoa? 2) Bagaimanakah kemampuan berhitung penjumlahan murid setelah penggunaan media sempoa? 3) Apakah ada peningkatan hasil kemampuan berhitung penjumlahan pada murid setelah penggunaan media sempoa?. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui bagaimana kemampuan awal berhitung penjumlahan murid sebelum penggunaan media sempoa. 2) Untuk mengetahui bagaimana kemampuan akhir berhitung penjumlahan murid setelah penggunaan media sempoa. 3) Untuk mengetahui apakah ada peningkatan hasil terhadap kemampuan berhitung penjumlahan pada murid setelah penggunaan media sempoa. Hasil penelitian ini. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek yang terlibat dalam penelitian adalah siswa Tunarungu kelas IV di SLB Prima Karya Makassar dengan inisial A. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes perbuatan berhitung penjumlahan melalui penggunaan sempoa. Analisis data dilakukan dengan membandingkan kemampuan berhitung penjumlahan sebelum dan setelah penggunaan sempoa pada anak Tunarungu. Disimpulkan bahwa hasil penelitian terhadap kemampuan berhitung penjumlahan melalui penggunaan sempoa pada anak Tunarungu kelas IV di SLB Prima Karya Makassar menunjukkan peningkatan yaitu sebelum penggunaan sempoa murid hanya mampu menjawab 2 soal dengan benar dan setelah penggunaan media sempoa murid mampu menjawab 9 soal dengan benar.
Downloads
References
Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta
Kanti, A.M. (2014). Penggunaan Media Kantung Nilai Dalam Meningkatkan Kemampuan Berhitung Pengurangan Pada Anak Tunarungu di SLB Albarokah Baregbeg Ciamis. Skripsi. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia
Nurfiyanti, D. (2019). Efektivitas Media Sempoa dalam Meningkatkan Keterampilan Berhitung Siswa pada Mata Pelajaran Matematika di SD Negeri 2 Borobudur. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Malang
Olua, E. dkk. (2020). Peningkatan Kemampuan Berhitung Permulaan Melalui Media Sempoa. Jurnal Inovatif Ilmu Pendidikan. 2 (1), 18.
Rahmi, H. dkk. (2020). Peningkatan Kemampuan Berhitung Siswa Kelas II dengan Menggunakan Sempoa Aritmatika di Sekolah Dasar. Madani: Indonesian Journal Of Civil Society. 2(2), 53.
Ismayani, A. (2010). Fun Math With 2 Children (Mengenal Matematika kepada Anak Usia 2 hingga 6 Tahun melalui Beragam Aktivitas). Jakarta: PT Gramedia
Kartini. (2012). Meningkatkan Kemampuan Menghitung Melalui Media Sempoa Pada Anak Kelompok B TK Permata Ananda Sidoarjo. Artikel. Universitas Negeri Surabaya
Khadijah. (2016). Pengembangan Kognitif Anak Usia Dini. Medan: Perdana Mulya Sarana
Romlah, M., dkk. (2016). Peningkatan Kemampuan Bermain Anak Melalui Kegiatan Bermain Sempoa. Jurnal Ilmiah Potensia. 1 (2) : 75
Roqib, M. (2009). Ilmu Pendidikan Islam: Pengembangan Pendidikan Integratif di Sekolah, Keluarga dan Masyarakat. Yogyakarta: LkiS Yogyakarta
Insani, M.T. (2017). Media Abacus Terhadap Kemampuan Mengenal Operasi Hitung Bilangan Matematika Siswa Tunanetra di SLB. Skripsi. Universitas Negeri Surabaya
Praketisiwi, T. (2021). Efektivitas Pembelajaran Matematika Menggunakan Whatsapp Group Pada Siswa Kelas IV Secara Daring di Sekolah Dasar. Skripsi. Universitas Pasundan
Rostina Sundayana. 2013. Media Pembelajaran Matematika. Bandung: Alfabeta.





