Pengembangan Aplikasi Pembelajaran Go Jar Berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) Untuk Siswa SMP pada Mata Pelajaran Seni Budaya
DOI:
https://doi.org/10.70217/jiptek.v3i2.278Keywords:
Culturally Responsive Teaching (CRT) , pembelajaran seni tari , aplikasi pembelajaran , Go Jar , motivasi belajar , prestasi belajarAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh krisis budaya yang semakin terasa dalam dunia pendidikan, terutama dalam pembelajaran seni tari di SMPN 3 Randudongkal. Banyak siswa mengalami kesulitan dalam mengenali dan mengapresiasi budaya lokal karena bahan ajar yang digunakan masih bersifat umum dan kurang memperhatikan konteks budaya mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi pembelajaran berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) yang mengintegrasikan seni tari lokal ke dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan yang mengadaptasi tahapan dari Sugiyono, yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi, uji coba, serta revisi produk. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan uji coba terbatas. Penelitian ini melibatkan siswa dan guru seni budaya sebagai subjek uji coba, serta para ahli materi dan ahli media dalam proses validasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan aplikasi pembelajaran berbasis Android Go Jar berhasil dan layak digunakan sebagai media pembelajaran interaktif. Hasil validasi ahli materi memperoleh skor 100% yang menunjukkan kelayakan sangat tinggi, sedangkan validasi ahli media memperoleh skor 94% yang termasuk dalam kategori layak. Uji coba kelompok kecil menghasilkan skor 91,6% dengan kategori baik, sedangkan uji coba kelompok besar mendapatkan skor 92,1% dengan kategori sangat layak. Aplikasi Go Jar menjadi inovasi dalam pengembangan teknologi pembelajaran seni budaya yang mempermudah siswa dalam memahami identitas budaya lokal Pemalang serta memberikan dukungan bagi guru dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih inklusif dan interaktif.
Downloads
References
Transparency and trust in government evidence from a survey experiment. World Development, 138, 105223. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2020.105223
Amir, A., Sukarno, T. D., & Rahmawati, F. (2020). Identifying Potential and Development Status of Tourism Village Development in Central Lombok Regency, West Nusa Tenggara. Journal of Regional and Rural Development Planning, 4(2), 84–98.
Apriliyanti, R. (2020). Ecological media perspective on WhatsApp status features. Indonesian Journal of Social Sciences, 12(2), 73. https://doi.org/10.20473/ijss.v12i2.22910
Batubara, D. S. (2019). Studi Kasus Tentang Kreativitas Guru Pada Pembelajaran Tematik Integratif Di Sd Anak Saleh Malang. Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah, 5(1), 47. https://doi.org/10.31602/muallimuna.v4i1.1626
Dai, T., Hein, C., & Zhang, T. (2019). Understanding how Amsterdam City tourism marketing addresses cruise tourists’ motivations regarding culture. Tourism Management Perspectives, 29, 157–165. https://doi.org/10.1016/j.tmp.2018.12.001
Fathonah, A., Huda, S., & Firmansah, B. (2023). Peningkatan Hasil Belajar dan Kreativitas Peserta Didik melaluiPendekatan Pembelajaran Culturally Responsive Teaching. DIDAKTIKA : Jurnal Pemikiran Pendidikan, 29(2), 248. https://doi.org/10.30587/didaktika.v29i2.6508
Firmansyah, D., Notosutanto, N., & Dhony, A. (2020). BESAUNG JURNAL SENI DESAIN DAN BUDAYA VOLUME 5 NO 2 MARET 2020 Penataan Artistik Pertunjukan Teater Dul Muluk Tunas Harapan di Palembang. 5(2), 88–93.
Fujiawati, F. S. (2023). Pemahaman konsep kurikulum dan pembelajaran dengan peta konsep bagi mahasiswa pendidikan seni. Jurnal Pendidikan Dan Kajian Seni, 1(1), 16–28.
Galib, M. (2017). Memahami Nilai-Nilai Kultural Masyarakat Sebagai Wadah Dakwah (Perspektif Al-Qurâ™an). Sulesana, 11(Vol 11, No 1 (2017)), 19–27. http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/sls/article/view/3545
Hasibuan, A. R. H., Aufa, Kharunnisa, L., Siregar, W. A., & Adha, H. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Penggerak SDN 104231 Sugiharjo Kecamatan Batang Kuis. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4(6), 2685–9351. http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/article/download/9513/7220
Ismail, M. I. (2021). EVALUASI PEMBELAJARAN - Rajawali Pers - Google Books. https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=FAEaEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA1&dq=buku+pengembangan+evaluasi&ots=LNnm-Y1aU_&sig=gahxBf7tS2lz0Kol_J_L979abx4&redir_esc=y#v=onepage&q=buku pengembangan evaluasi&f=false
Jibrael Rorong, M., Rovino, D., & Noviani Prasqillia, M. (2020). KONSTRUKTIVISME ESTETIKA KALIGARAFI BATIK MOTIF LAR (Analisis Semiotika dengan Perspektif Charles Sanders Peirce). SEMIOTIKA: Jurnal Komunikasi, 14(1), 32–47. http://journal.ubm.ac.id/
Kahfi, A. (2022). Implementasi Profil Pelajar Pancasila dan Implikasinya terhadap Karakter. DIRASAH: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Dasar Islam, 5 (2), 138-151.
Kompri. (2015). Motivasi Pembelajaran Perspektif Guru dan Siswa. 5(2).
Kristianingsih, Y., Faidah, N., & Cahyani, Y. (2021). Pemertahanan Leksikon Dan Makna Kultural Motif Batik Kebumen Sebagai Upaya Preservasi Warisan Budaya Bangsa. Haluan Sastra Budaya, 5(1), 89. https://doi.org/10.20961/hsb.v5i1.44625
Marlina, N. (2019). Kemandirian masyarakat desa wisata dalam perspektif community based tourism: Studi kasus Desa Ketengger, Kabupaten Banyumas. Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 4(1), 17. https://doi.org/10.14710/jiip.v4i1.4735
Muchlisah, & Afiatin, T. (2019). Nilai budaya dalam pengasuhan: Upaya menyandingkan karakter tradisional dan modern dalam menghadapi era digital. Prosiding Temilnas XI IPPI, September, 379–393. https://psychologyforum.umm.ac.id/files/file/Prosiding IPPI 2019/44_ Naskah 379-393.pdf
Naomi, M. R.-P. (2007). Pengaruh Motivasi Diri Terhadap Kinerja Belajar Mahasiswa. ABMAS, 7(7), 1–8.
Nasrulloh, I. (2020). Analisis kebutuhan pembelajaran berbasis ICT. Jurnal Petik. https://journal.institutpendidikan.ac.id/index.php/petik/article/viewFile/355/359
Nugroho, S. C., Wadiyo, W., Cahyono, A., & Lestari, W. (2021). Evaluasi Pelatihan Sangkakala di Gereja Higher Than Ever sebagai Media Pendidikan Seni. Tonika: Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Seni, 4(1), 22–40. https://doi.org/10.37368/tonika.v4i1.241
Nurambia. (2020). Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Metode Demonstrasi pada Materi Tari Lenggang Patah Sembilan di SMA Negeri 1 Labuhan Deli. Seni Tari, 9(2), 140–150.
Ramadhan, S., Himmawan, D., & Rusydi, I. (2023). Konsep Etika Belajar Menurut Syeikh Az-Zarnuji (Studi Analisis Kitab Ta’lim Muta’allim). Journal Islamic Pedagogia, 3(2), 107–114. https://doi.org/10.31943/pedagogia.v3i2.92
Resi, L. A., Haryono, S., & Subiyantoro, S. (2019). Pendidikan Seni Tari Sanggar Seni Sarwi Retno Budaya Surakarta Sebagai Pengembangan Karakter Anak. Mudra Jurnal Seni Budaya, 34(3), 402–410. https://doi.org/10.31091/mudra.v34i3.648
Rohman, M., & Mukhibat, M. (2017). Internalisasi Nilai-Nilai Sosio-Kultural Berbasis Etno-Religi Di Man Yogyakarta Iii. Edukasia : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 12(1), 31. https://doi.org/10.21043/edukasia.v12i1.1771





