PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V UPT SD NEGERI 17 BANGKALA KABUPATEN JENEPONTO
DOI:
https://doi.org/10.70217/9ycm3r55Keywords:
model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, hasil belajar, IPSAbstract
Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V UPT SD Negeri 17 Bangkala Kabupaten Jeneponto dilatar belakangi oleh permsalahan dikelas seperti banyaknya siswa yang masih belum memahami sepenuhnya setiap materi yang diajarkan pada pelajaran IPS. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berdaur ulang/siklus yang meliputi Perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Fokus penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan hasil belajar siswa. Subjek penelitian adalah guru kelas V dan siswa kelas V UPT SD Negeri 17 Bangkala Kabupaten Jeneponto dengan jumlah siswa 21 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa ada peningkatan dalam pembelajaran baik pada aktivitas guru, dan siswa maupun hasil belajar siswa. Pada pembelajaran Siklus I penerapan model pembelajaran ini terbilang masih kurang optimal atau dalam kategori kurang, dilihat dari banyaknya siswa yang masih kebanyakan tidak memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM). Kemudian dilanjutkan dengan pembelajaran siklus II dengan menggunkan model pembelajaran yang sama pada pembelajaran Siklus I, dapat terlihat aktivitas belajar siswa yang optimal terjadinya peningkatan, dapat dilihat dari banyaknya siswa pada Siklus II yang hasil belajarnya sudah meningkat berada pada kategori baik dan memenuri kriteria ketuntasan minimal (KKM). Adanya peningkatan pada Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dalam mata pelajaran IPS dapat dikatakan meningkatkan hasil belajar siswa kelas V UPT SD Negeri 17 Bangkala Kabupaten Jeneponto.
Downloads
References
Afifah, A., Ernawati, D., & Sudaryanto, S. (2012). Faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya dermatitis kontak akibat kerja pada karyawan binatu. Jurnal Kedokteran Diponegoro, 1(1), 138413.
Arends, R. (2015). Learning To Teach Belajar Untuk Mengajar. Jakarta: Pustaka Belajar.
Bundu, P. (2016). Asesmen Pembelajaran (Untuk Guru dan Calon Guru Sekolah Dasar). Jakarta: Hayfa Press.
Depdiknas. (2006). Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Depdiknas.
Djamarah. (2019). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Hamzah., & Nurdin, M. (2014). Belajar Dengan Pendekatan PAILKEM. Jakarta: Bumi Aksara.
Ibrahim. (2016). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi.
Isjoni. (2013). Pembelajaran Kooperatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
MuhibbinSyah. (2020). Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Nahdi., & Juju. (2016). Peningkatan Kemampuan Self-Regulated Learning (SRL) Siswa Sekolah Dasar Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS). Jurnal Cakrawala Pendas. 3(1), 1-13.
Purwanto. (2014). Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Putra, A. M. (2021). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Untuk Sekolah Dasar. Surabaya: CV. Jakad Media Publishing
Pada, Amir (2021). Pengaruh Pola Asuh Orangtua Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. JIKAP PGSD. 5(2), 2597-4424.





